Tangisku mengudara tanpa henti..
Sedihku kian menjadi berulang kali..
Tak ada yang bisa kulakukan selain diam dan berdiri..
Tak ada siapapun hanya aku sendiri..
Berteman sepi dengan duka yang menyelimuti..
Lelah rasanya terus disini.. Sedangkan kau sudah berlari pergi bersama bahagiaku yang tak lagi berarti..
Jika cerita ini kau sudahi.. Harusnya kau pahami.. Perpisahan ini memberiku luka dihati.. Jadi jgn pernah coba lagi datang untuk memperbaiki..
Tidak apa-apa kan jika aku merindukannya diam-diam? Aku tidak akan mengatakannya kepada siapapun. Tidak ada yang percaya juga tidak apa-apa, aku tidak peduli. Aku hanya ingin merasakannya saja. Kau yang kurindukan, sudah sejauh apa kau melarikan diri dariku? Sudah sembuhkan luka yang pernah aku tinggalkan? Betapa egoisnya aku karena masih merindukanmu. Mungkin jika kau tahu, kau takan memaafkanku. Kau akan menertawakanku. Tidak apa-apa.. Aku tidak perlu rasa percayamu. Aku hanya yakin pada rinduku. Karena aku tidak hanya sekali merindukanmu. Aku selalu menahan rindu-rindu itu untuk diriku sendiri. Karena bagaimana bisa aku tidak merindukanmu? Orang yang pernah menghangatkan hatiku. Jika tidak ada yang bisa kau percayai dari diriku lagi. Cukup percaya aku merindukanmu sepenuh hatiku.
Komentar
Posting Komentar