Langsung ke konten utama

Kamu Tahu

Kamu tahu, satu-satunya nomor handphone yang bisa ku ingat masih saja nomor mu.. Kamu ingat, setiap aku nggak ada pulsa, setiap kali handphone ku mati, satu-satunyanya yang bisa ku hubungi untuk meminta tolong cuma kamu? Sekarang aku bingung jika harus meminta tolong saat handphoneku mati.. Sungguh belum ada nomor lain yang bisa ku ingat.
Kamu tahu, satu-satunya orang yang ku dengarkan nasihatnya selain mama dan papa ku, yaitu kamu? Kamu tahu kan, segimana rapuhnya pemikiranku tentang menilai dan memutuskan sesuatu? Hanya kamu yang aku dengarkan.. Sekarng aku bingung harus mendengarkan siapa.. Sungguh belum ada yang bisa menjadi seperti kamu.

Waktu memang bisa mengubah semuanya, waktu bisa mengambil apa yang aku kumpulkan dalam sekejap.. Duniamu juga waktu sudah mengambilnya dari ku.. Semua tinggal bagaimana aku menjalani waktu tanpamu..

Kamu tahu, sampai sekarang apapun yang menyangkut tentangmu, waktu masih membiarkan semuanya hidup dalam ingatanku.. Aku tak tahu kapan waktu mengambil semua ingatan tentangmu, sepeti waktu mengambil dirimu dari ku..

Aku hanya ingin kamu tahu, Sepeti apa cerita kita kelak.. Tentangmu.. Aku tak akan lupa, hanya saja aku akan menyimpannya sebagai kenangan indah..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Apa-Apa

Tidak apa-apa kan jika aku merindukannya diam-diam? Aku tidak akan mengatakannya kepada siapapun. Tidak ada yang percaya juga tidak apa-apa,  aku tidak peduli. Aku hanya ingin merasakannya saja. Kau yang kurindukan,  sudah sejauh apa kau melarikan diri dariku? Sudah sembuhkan luka yang pernah aku tinggalkan? Betapa egoisnya aku karena masih merindukanmu. Mungkin jika kau tahu, kau takan memaafkanku. Kau akan menertawakanku. Tidak apa-apa.. Aku tidak perlu rasa percayamu. Aku hanya yakin pada rinduku. Karena aku tidak hanya sekali merindukanmu. Aku selalu menahan rindu-rindu itu untuk diriku sendiri. Karena bagaimana bisa aku tidak merindukanmu? Orang yang pernah menghangatkan hatiku. Jika tidak ada yang bisa kau percayai dari diriku lagi. Cukup percaya aku merindukanmu sepenuh hatiku.

Janjimu

Aku masih ingat semua janjimu Tentang bagaimana kuatnya rasamu untuk tetap menyayangiku Bagaimana bertahannya kamu untuk menjadi benteng pelindungku Meski kita tak lagi berbagi rasa itu.. Tapi janjimu, kamu akan melupakannya bukan? Dan memberikannya pada orang lain Aku tidak ingin kamu menggantikan aku dengan siapapun Aku ingin janjimu tetap milik ku Aku ingin kamu tetap untukku bagaimanapun keadaan kita.. Aku pernah melepaskanmu, tapi aku tidak pernah bisa melepaskanmu. Aku berpura-pura baik saat kamu mulai menjauh Aku tidak sekuat itu ! Aku ingin kamu tetap disini Satu langit bersamaku Jangan meninggalkanku Tetaplah menjadi janji itu

Maaf

Entah mengapa aku mulai tak suka dengan kata Maaf.. Kata yang menyadarkan aku bahwa kamu tak akan ada di sisi ku. Setiap kamu mengatakan kata maaf kamu tak akan datang, kamu tak akan menelepon kamu tak akan ini itu, kamu akan menghilang. Aku semakin tak menyukai kata Maaf, karena kamu terlalu sering mengucapkannya, dan semakin sering, kamu semakin sering membuatku sedih. Aku tahu, kamu lebih baik memilih kata maaf dari pada meninggalkanku tanpa kabar.. Aku tahu, aku tahu.. Tapi yang aku ingin tahu kamu hanya sudah berdiri di depanku, tanpa maaf.. Saat kamu tak bisa datang, aku mengerti kata Maaf mu.. Saat kamu tak bisa menelepon, aku masih mengerti kata Maaf mu.. Saat kamu tak bisa membalas pesan ku, aku masih coba mengerti kata Maaf mu.. Saat kamu menghilang tanpa kabar berminggu-minggu, aku masih berusaha coba mengerti kata Maaf mu.. Kenapa aku bisa sekuat itu? Jawabannya sederhana, karena aku mencintaimu.. Sampai entah mulai sejak kapan kata Maaf mu seperti sesuatu yang ...