Langsung ke konten utama

Maaf Aku Belum Bisa Memahami Kamu

Apa yang aku fikirkan, apa yang kamu fikirkan, semua berakhir dengan perdebatan yang berujung dengan penjelasan kamu bahwa apa yang aku fikirkan salah..
Maaf, aku belum bisa memahami kamu..

Kamu selalu berbicara tentang kedewasaan yang juga belum bisa aku capai..
Apa itu kedewasaan?
Kenapa aku tak pernah dewasa di matamu?
Sering kali aku berusaha terlihat dewasa, kamu tak tahu, aku selalu ingin belajar dewasa untuk memperlihatkan padamu bahwa kelak tak akan ada pertengkaran lagi karena sikaf kekanak-kanakan ku, seperti yang selalu kamu bilang itu..
aku bisa terima kamu dengan sikap kekanak-kanakan kamu, tapi orang lain belum tentu bisa terima itu.. kapan kamu mau berubah menjadi dewasa?
kamu ingat ucapanmu itu? Kamu tentu harus ingat, agar suatu hari nanti ketika ada seseorang yang mengatakan padaku, jika sikapku dewasa.. aku akan memberitahu mu.

Maaf mungkin sampai saat terakhir bersamamu aku masih belum juga bisa dewasa, belum bisa memahami kamu.. Aku minta maaf.
Aku minta maaf mungkin kamu cape menghadapi aku yang gampang marah, yang cengengnya luar biasa. Maaf aku ingin sekali bisa memahami mu.. ingin sekali bisa mengobrol denganmu tanpa harus berakhir perdebatan yang berujung ku matikan handphone.

Maaf aku belum bisa memahami kamu... sampai aku kehilangan kamu pun aku masih belum bisa memahami kamu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Apa-Apa

Tidak apa-apa kan jika aku merindukannya diam-diam? Aku tidak akan mengatakannya kepada siapapun. Tidak ada yang percaya juga tidak apa-apa,  aku tidak peduli. Aku hanya ingin merasakannya saja. Kau yang kurindukan,  sudah sejauh apa kau melarikan diri dariku? Sudah sembuhkan luka yang pernah aku tinggalkan? Betapa egoisnya aku karena masih merindukanmu. Mungkin jika kau tahu, kau takan memaafkanku. Kau akan menertawakanku. Tidak apa-apa.. Aku tidak perlu rasa percayamu. Aku hanya yakin pada rinduku. Karena aku tidak hanya sekali merindukanmu. Aku selalu menahan rindu-rindu itu untuk diriku sendiri. Karena bagaimana bisa aku tidak merindukanmu? Orang yang pernah menghangatkan hatiku. Jika tidak ada yang bisa kau percayai dari diriku lagi. Cukup percaya aku merindukanmu sepenuh hatiku.

Janjimu

Aku masih ingat semua janjimu Tentang bagaimana kuatnya rasamu untuk tetap menyayangiku Bagaimana bertahannya kamu untuk menjadi benteng pelindungku Meski kita tak lagi berbagi rasa itu.. Tapi janjimu, kamu akan melupakannya bukan? Dan memberikannya pada orang lain Aku tidak ingin kamu menggantikan aku dengan siapapun Aku ingin janjimu tetap milik ku Aku ingin kamu tetap untukku bagaimanapun keadaan kita.. Aku pernah melepaskanmu, tapi aku tidak pernah bisa melepaskanmu. Aku berpura-pura baik saat kamu mulai menjauh Aku tidak sekuat itu ! Aku ingin kamu tetap disini Satu langit bersamaku Jangan meninggalkanku Tetaplah menjadi janji itu

KEPERGIAN

Tempat duduk berderet itu masih kosong, hanya ada aku dan seseorang yang tiba-tiba menggenggam tanganku dengan hangat saat itu, sebelum kereta yang ku tunggu tiba. Aku menatapnya sambil tersenyum menunggunya mengatakan sesuatu,  tapi dia tetap saja diam dan memandangiku. Aku tahu dia belum bisa melepaskan kepergianku tapi dia tidak bisa mengatakan apapun dan tak ada juga yang bisa kukatakan. Kita tahu akhir dari cerita ini tidak akan sempurna, tapi mungkin kita masih berharap dapat melakukan sesuatu untuk kita kenang kelak. Seperti kau yang ingin mengantar kepergianku meskipun sulit untukmu dan untukku. Aku masih merindukan kota itu dan ceritamu,  tapi setelah kereta keberangkatanku tiba,  semuanya akan ku tinggalkan dalam duka. Aku pergi dan kau tak perlu bersedih, tak ada yang bisa ku lakulan untuk luka yang terlanjur perih. Kepergianku kali ini tak akan pernah lagi membuatku tersenyum ketika suatu hari kita dipertemukan oleh keadaan atau kebetulan.