Aku pernah mendengar seseorang mengatakan, bahwa jika kita merindukan seseorang maka di suatu tempat ada seseorang yang sedang merindukan kita..
Ketika waktu mulai membuatku merindukan kamu, apa kamu sedang merindukan seseorang?
Aku selalu merindukan kamu dan selalu berharap kamu bisa merindukan aku. Harapan yang sampai sekarang aku tak pernah tahu bagaimana jawaban waktu dan kamu. Tapi jika tiba-tiba kamu menghubungi aku, aku selalu meyakini itu jika kamu sedang merindukan aku, paling tidak memikirkan aku.
Berbicara tentang memikirkan kamu.. jutaan tawa bisa tercipta cuma dengan hanya berimajinasi tentang kamu.
Berimajinasi bahwa setiap masuk sekolah, pagi-pagi kamu sudah menunggu ku di gerbang masuk.. seperti yang selalu ku lakukan.
Mengajak ku makan bersama pas jam istirahat, meski nyatanya aku yang selalu penuh perjuangan untuk mendapatkan tempat duduk di kantin agar tak kehilangan moment saat kamu makan.
Mengajak ku pulang bareng, dan tak membiarkan aku selalu berjalan dibelakangmu.
Mengingat mu.. Bisa menjadi hal yang membuat air mata ku terus mengalir, mungkin karena aku begitu menginginkan mu namun tak sedikit pun aku ada di fikiranmu. Mungkin karena aku selalu memperhatikan mu namun tak sedikitpun kamu menatapku. Mungkin karena aku selalu merindukan mu namun tak sedikit pun kamu membayangkan aku. Mungkin, mungkin, mungkin dan mungkin... semua kemungkinan itu membuatku semakin cengeng.
Aku tak pernah melupakan satu hal pun yang menyangkut tentang dirimu. Bagaimana cara kamu berjalan, bagaimana ketika kamu tersenyum, bagaimana ekspresi wajah kamu ketika senang, bete bahkan marah. Bagaimana ngegemesinnya kamu kalau lagi bicara ngebahas soal musik sama temen-temen kamu lantas melihat gaya kamu yang seolah sedang memegangi gitar.
Semuanya aku tak bisa lupa.
Cerita tentang mu masih ada..
Ketika waktu mulai membuatku merindukan kamu, apa kamu sedang merindukan seseorang?
Aku selalu merindukan kamu dan selalu berharap kamu bisa merindukan aku. Harapan yang sampai sekarang aku tak pernah tahu bagaimana jawaban waktu dan kamu. Tapi jika tiba-tiba kamu menghubungi aku, aku selalu meyakini itu jika kamu sedang merindukan aku, paling tidak memikirkan aku.
Berbicara tentang memikirkan kamu.. jutaan tawa bisa tercipta cuma dengan hanya berimajinasi tentang kamu.
Berimajinasi bahwa setiap masuk sekolah, pagi-pagi kamu sudah menunggu ku di gerbang masuk.. seperti yang selalu ku lakukan.
Mengajak ku makan bersama pas jam istirahat, meski nyatanya aku yang selalu penuh perjuangan untuk mendapatkan tempat duduk di kantin agar tak kehilangan moment saat kamu makan.
Mengajak ku pulang bareng, dan tak membiarkan aku selalu berjalan dibelakangmu.
Mengingat mu.. Bisa menjadi hal yang membuat air mata ku terus mengalir, mungkin karena aku begitu menginginkan mu namun tak sedikit pun aku ada di fikiranmu. Mungkin karena aku selalu memperhatikan mu namun tak sedikitpun kamu menatapku. Mungkin karena aku selalu merindukan mu namun tak sedikit pun kamu membayangkan aku. Mungkin, mungkin, mungkin dan mungkin... semua kemungkinan itu membuatku semakin cengeng.
Aku tak pernah melupakan satu hal pun yang menyangkut tentang dirimu. Bagaimana cara kamu berjalan, bagaimana ketika kamu tersenyum, bagaimana ekspresi wajah kamu ketika senang, bete bahkan marah. Bagaimana ngegemesinnya kamu kalau lagi bicara ngebahas soal musik sama temen-temen kamu lantas melihat gaya kamu yang seolah sedang memegangi gitar.
Semuanya aku tak bisa lupa.
Cerita tentang mu masih ada..
Komentar
Posting Komentar