Gerimis
Rintik gerimis mengobrak abrik ingatan masa lalu,
Menimbulkan kenangan yang ku tenggelamkan.
Disudut jendela, aku akan mengingatmu sambil melihat rintik gerimis yang berjatuhan di balik kaca. Kadang-kadang aku menuliskan namamu pada uap kaca yang menyelubung, meski aku tahu yang ku lakukan hanya akan membuat rasa sakit yang tak bisa ku hilangkan begitu saja meskipun gerimis telah usai. Karena kamu tidak akan datang setelah gerimis berhenti.
Komentar
Posting Komentar