Langsung ke konten utama

Aku Ingin Berhenti

Kadang saat aku begitu merindukan kamu, aku ingin berhenti mencintaimu juga saat itu.. kenapa? karena aku rasa, rindu ini terus bertambah karena aku terus mencintaimu.. Iya, mencintaimu yang tak mencintaiku.
Kadang aku ingin berhenti melihatmu, tapi mataku tak menuruti permintaanku.. Aku takut tak ada hal lain yang lebih menarik selain kamu, aku takut menyesal melewatkan kamu saat melepaskan pandanganku.
Kadang aku ingin melupakanmu namun tak ada jalan untuk berhenti memikirkanmu, otakku mengkhianatiku!
Kadang aku ingin memutar balikan arahku, namun kakiku malah terus berjalan melangkah menujumu, meski selalu berakhir dengan kamu melewatiku begitu saja.. Ia begitu saja tanpa tahu bahwa ada hati dan mata yang tertuju padamu namun kamu tak menyadari itu, kamu bodoh! bukan, aku yang bodoh ternyata..
Aku tak bisa berhenti untuk melakukan apapun yang menyangkut tentangmu. Sekeras apapun aku ingin berhenti, aku semakin terobsesi untuk memilikimu..

Mungkin aku harus mencintaimu sepenuh hati lantas mencari sakit dihatiku karena cinta yang menumpuk itu tak bisa keluar, agar aku bisa membencimu.
Kemungkinan yang mustahil, kenapa? karena aku saja tidak tahu bisa kapan berhenti mencintaimu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Apa-Apa

Tidak apa-apa kan jika aku merindukannya diam-diam? Aku tidak akan mengatakannya kepada siapapun. Tidak ada yang percaya juga tidak apa-apa,  aku tidak peduli. Aku hanya ingin merasakannya saja. Kau yang kurindukan,  sudah sejauh apa kau melarikan diri dariku? Sudah sembuhkan luka yang pernah aku tinggalkan? Betapa egoisnya aku karena masih merindukanmu. Mungkin jika kau tahu, kau takan memaafkanku. Kau akan menertawakanku. Tidak apa-apa.. Aku tidak perlu rasa percayamu. Aku hanya yakin pada rinduku. Karena aku tidak hanya sekali merindukanmu. Aku selalu menahan rindu-rindu itu untuk diriku sendiri. Karena bagaimana bisa aku tidak merindukanmu? Orang yang pernah menghangatkan hatiku. Jika tidak ada yang bisa kau percayai dari diriku lagi. Cukup percaya aku merindukanmu sepenuh hatiku.

Janjimu

Aku masih ingat semua janjimu Tentang bagaimana kuatnya rasamu untuk tetap menyayangiku Bagaimana bertahannya kamu untuk menjadi benteng pelindungku Meski kita tak lagi berbagi rasa itu.. Tapi janjimu, kamu akan melupakannya bukan? Dan memberikannya pada orang lain Aku tidak ingin kamu menggantikan aku dengan siapapun Aku ingin janjimu tetap milik ku Aku ingin kamu tetap untukku bagaimanapun keadaan kita.. Aku pernah melepaskanmu, tapi aku tidak pernah bisa melepaskanmu. Aku berpura-pura baik saat kamu mulai menjauh Aku tidak sekuat itu ! Aku ingin kamu tetap disini Satu langit bersamaku Jangan meninggalkanku Tetaplah menjadi janji itu

Maaf

Entah mengapa aku mulai tak suka dengan kata Maaf.. Kata yang menyadarkan aku bahwa kamu tak akan ada di sisi ku. Setiap kamu mengatakan kata maaf kamu tak akan datang, kamu tak akan menelepon kamu tak akan ini itu, kamu akan menghilang. Aku semakin tak menyukai kata Maaf, karena kamu terlalu sering mengucapkannya, dan semakin sering, kamu semakin sering membuatku sedih. Aku tahu, kamu lebih baik memilih kata maaf dari pada meninggalkanku tanpa kabar.. Aku tahu, aku tahu.. Tapi yang aku ingin tahu kamu hanya sudah berdiri di depanku, tanpa maaf.. Saat kamu tak bisa datang, aku mengerti kata Maaf mu.. Saat kamu tak bisa menelepon, aku masih mengerti kata Maaf mu.. Saat kamu tak bisa membalas pesan ku, aku masih coba mengerti kata Maaf mu.. Saat kamu menghilang tanpa kabar berminggu-minggu, aku masih berusaha coba mengerti kata Maaf mu.. Kenapa aku bisa sekuat itu? Jawabannya sederhana, karena aku mencintaimu.. Sampai entah mulai sejak kapan kata Maaf mu seperti sesuatu yang ...