Hal yang tak pernah bisa mungkin hilang seumur hidup, meski kadang tak semuanya bisa di ingat.. karena kadang otak bahkan hati kita yang memilih sendiri untuk menyimmpan dan mengingat kenangan yang mana..
Aku punya miliaran kenangan di memori otakku yang besarnya berjuta-juta gigabyte. Mungkin kamu juga sama. Namun, ada sebuah kenangan manis yang tersimpan rapih dalam balutan hangat kenangan-kenangan manis yang menempati ruang sudut istimewa di hatiku. Kenangan tentang kamu.. Bukan kamu, kamu, kamu, tapi cukup satu nama Kamu. Iya, kamu yang menemaniku melihat bintang saat malam itu, ingat? Dan sadar jika itu kamu?
Malam itu, Ada dua bintang yang kita tunjuk untuk kita fokuskan melihat padanya, kenapa dua? karena aku memang tak sendiri, karena tepat di sampingku kamu duduk manis menemani. Untuk pertama kalinya kita menghabiskan malam bersama menikmati semilir hembusan angin malam yang dingin, untuk mendengarkan musik yang sebenarnya aku tak yakin kupingku bisa menerima semua untaian kata-kata yang mengalun mengiringi musiknya. Aku cuma tahu, malam itu kita sama-sama.
Aku bahkan tak peduli waktu, aku hany tahu ada dua objek yang menarik perhatiannku.. bintang dan Kamu.
Kenangan itu, mungkin milik kita yang berharga. Aku harap kamu setuju?
Karena aku tak tahu, kapan bisa membuat kenangan yang lebih indah lagi bersamamu.. Kamu yang tak pernah ku lihat lagi sejak malam itu..
Aku punya miliaran kenangan di memori otakku yang besarnya berjuta-juta gigabyte. Mungkin kamu juga sama. Namun, ada sebuah kenangan manis yang tersimpan rapih dalam balutan hangat kenangan-kenangan manis yang menempati ruang sudut istimewa di hatiku. Kenangan tentang kamu.. Bukan kamu, kamu, kamu, tapi cukup satu nama Kamu. Iya, kamu yang menemaniku melihat bintang saat malam itu, ingat? Dan sadar jika itu kamu?
Malam itu, Ada dua bintang yang kita tunjuk untuk kita fokuskan melihat padanya, kenapa dua? karena aku memang tak sendiri, karena tepat di sampingku kamu duduk manis menemani. Untuk pertama kalinya kita menghabiskan malam bersama menikmati semilir hembusan angin malam yang dingin, untuk mendengarkan musik yang sebenarnya aku tak yakin kupingku bisa menerima semua untaian kata-kata yang mengalun mengiringi musiknya. Aku cuma tahu, malam itu kita sama-sama.
Aku bahkan tak peduli waktu, aku hany tahu ada dua objek yang menarik perhatiannku.. bintang dan Kamu.
Kenangan itu, mungkin milik kita yang berharga. Aku harap kamu setuju?
Karena aku tak tahu, kapan bisa membuat kenangan yang lebih indah lagi bersamamu.. Kamu yang tak pernah ku lihat lagi sejak malam itu..
Komentar
Posting Komentar