Kita..
Kata itu menyadarkanku bahwa aku tak sendirian, iya, ada kamu juga.. seharusnya memang ada kamu di sampingku.. bukan lagi-lagi aku hanya menemukan diriku sendiri.. menunggu kapan kamu datang lantas duduk di sebelahku agar aku bisa menyebut keadaanku KITA..
Kita..
Aku membanggakanmu di depan mereka dengan selalu menyebut kita itu ada, namun nyatanya kehadiranku di depan mereka hanya sendiri.. kemana kamu?
Kita..
Apa aku masih pantas menyebut kata kita, jika sebenarnya kamu tak pernah bersama ku?? Jika sebenarnya kamu tak pernah hadir untuk menemaniku??
Kita..
Apa setelah aku terbiasa sendiri, kamu baru akan sadar bahwa kata Kita itu penting??
Apa kamu baru sadar bahwa aku di tinggalkan sendiri??
Apa kamu baru ngerti bagaimana kesepiannya aku selama ini??
Kita.. Aku tak tahu sampai kapan kata itu bisa ku tunjukkan pada dunia.. sementara di mimpiku saja kau tak pernah hadir..
Kata itu menyadarkanku bahwa aku tak sendirian, iya, ada kamu juga.. seharusnya memang ada kamu di sampingku.. bukan lagi-lagi aku hanya menemukan diriku sendiri.. menunggu kapan kamu datang lantas duduk di sebelahku agar aku bisa menyebut keadaanku KITA..
Kita..
Aku membanggakanmu di depan mereka dengan selalu menyebut kita itu ada, namun nyatanya kehadiranku di depan mereka hanya sendiri.. kemana kamu?
Kita..
Apa aku masih pantas menyebut kata kita, jika sebenarnya kamu tak pernah bersama ku?? Jika sebenarnya kamu tak pernah hadir untuk menemaniku??
Kita..
Apa setelah aku terbiasa sendiri, kamu baru akan sadar bahwa kata Kita itu penting??
Apa kamu baru sadar bahwa aku di tinggalkan sendiri??
Apa kamu baru ngerti bagaimana kesepiannya aku selama ini??
Kita.. Aku tak tahu sampai kapan kata itu bisa ku tunjukkan pada dunia.. sementara di mimpiku saja kau tak pernah hadir..
Komentar
Posting Komentar