Entah kenapa lembaran kisah dulu terselip dalam ingatan, otakku memflash back semua hal yg bisa ku ingat.. ah, ternyata aku masih mengingatnya.. first love..
Heii apa kabarnya kamu??
Dimna kmu sekarang??
Masih ingat denganku? Cewek yang nekat menyukai kamu.. kenapa bisa nekat? Karena kamu sempurna.. pria tersempurna yang pernah ku lihat.. senyum mu itu terlalu indah.. heii.. aku bahkan merasa bisa melihat senyum kamu saat ini.
Aku juga ingat kamu pernah bertanya "Apa yang kamu sukai dari ku?" Pertanyaan yang kamu ajukan saat kita akhirnya bisa duduk bersama.
"Apa yang aku sukai?" Jawabannya, "Semuanya yang ada di dirimu aku suka."
Apa kamu pernah mengingatku sekali saja, tak apa jika di ingat sebagai cewek pengganggu yang kerjaannya suka titip-titip-in salam ke semua orang untuk kamu.. haha, norak ya.
Heii.. Tiba-tiba aku kangen cerita itu.. kangen pas aku jadi paparazi untuk buntutin kamu meski kamu cueknya luar biasa, kangen ekspresi wajah kamu pas kamu kesel karena lihat wajah aku terus di sekitar kamu, kangen tatapan datar kamu saat mandang aku.. bahkan aku kangen saat kamu tersenyum meski bersama wanita lain.
Heii Apa kamu juga ingat, akhirnya setelah lama menunggu, kamu pernah mengirimi ku sebuah pesan yang sampai sekarang ku simpan.. isinya.. "izinkan kebusukanku ku tebus dengan rasa sayang padamu." Pesan yang ku baca berulang2.. namun ku tolak untuk menerima sayangmu. Aku menyesal atau tidak, aku tak tahu.. tapi entah kenapa tawaran yang seharusnya ku jawab iya malah ku biarkan pergi. Maaf. Mungkin semua sudah berbeda.
Heii apa kamu masih ingat di lembaran kisah pertemuan kita terakhir??
Untuk pertama kalinya kita bicara cuma berdua. Kamu bahkan mengumbar senyum untukku..kita tertawa sama-sama mengingat hal konyol saat SMP.
Aku mungkin tak akan pernah lupa.. Tapi aku tak yakin kamu ingat..
Komentar
Posting Komentar